LAPORAN
HASIL ORIENTASI RUMAH SAKIT
DAN
PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
DI
RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA
TGL
22 DESEMBER 2014 – 17 JANUARI 2015

Oleh
:
KELOMPOK
IV
Nama siswa :
1.
Dewi Anggraeni
2.
Erleoni Hadianti
3.
Ika Tantia W
4.
Melani Ariningsih
5.
Susiana Dewi M
SMK
KESEHATAN NUR MEDIKA
SURABAYA
TAHUN AJARAN 2014/2015
SURABAYA
TAHUN AJARAN 2014/2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat
tuhan yang maha kuasa atas segala limpahan rahmat, inayah, taufik dan
hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Hasil Orientasi
Rumah Sakit dan Praktik Klinik
Keperawatan Kebutuhan Dasar Manusia ini
dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana, Semoga laporan ini dapat
dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca
dalam administrasi pendidikan dalam profesi keguruan. Harapan kami semoga laporan
ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami
dapat memperbaiki bentuk maupun isi laporan ini sehingga kedepannya dapat lebih
baik . Laporan ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami
miliki sangat kurang. Oleh karena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk
memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan laporan
ini.
Surabaya, Desember 2014
Penulis
LEMBAR
PENGESAHAN
Laporan hasil kegiatan orientasi rumah
sakit dan praktik klinik keperawatan kebutuhan dasar manusia telah dibuat
dengan sebenarnya oleh kelompok 4 siswa SMK Kesehatan Nur Medika Surabaya
selama melaksanakan kegiatan praktik klinik pada tanggal 22 Desember 2014 – 17
Januari 2015 di Rumah Sakit Islam Surabaya.
Telah
disetujui dan disahkan
Pada Tanggal
Mengetahui,
Penanggung
Jawab Praktik(CI), Pembimbing
Pendidikan,
.................................................. ................................................
Kepala Program Studi
.......................................
DAFTAR ISI
Halaman
Judul.........................................................................................................................i
Kata
Pengantar........................................................................................................................ii
Lembar
pengesahan................................................................................................................iii
Daftar Isi..................................................................................................................................iv
BAB I :
PENDAHULUAN.....................................................................................................1
1.1
Latar
Belakang.........................................................................................................1
1.2
Tujuan
Umum..........................................................................................................2
1.3
Tujuan
Khusus.........................................................................................................2
1.4
Manfaat Orientasi....................................................................................................2
BAB II : HASIL ORIENTASI..............................................................................................
3
2.1
Visi, Misi,motto
dan Tujuan Rumah Sakit.............................................................3
2.2 Struktur organisasi Rumah Sakit............................................................................4
2.3 Jenis
Pelayanan.......................................................................................................4
2.4 Alur
Pelayanan.......................................................................................................6
2.5 Struktur organisasi pada masing-masing ruang
praktik.........................................7
2.6 Standar Operasional Prosedure (SPO) pelayanan praktik
keperawatan pada masing-masing ruang praktik.................................................................................8
2.7 Jumlah kasus penyakit terbanyak.........................................................................12
2.8 Kapasitas
Ruangan...............................................................................................12
2.9 Kegiatan shift jaga ruangan..................................................................................13
BAB III :
PENUTUP............................................................................................................19
3.1
Kesimpulan...........................................................................................................19
3.2
Saran.....................................................................................................................26
DAFTAR
PUSTAKA...........................................................................................................27
LAMPIRAN..........................................................................................................................28
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar
Belakang
Pembangunan kesehatan masyarakat merupakan bagian dari pembangunan
kesehatan nasional yang bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang
optimal dan tercapainya kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk. Untuk
mencapai hal tersebut pemerintah mengupayakan beberapa pihak baik dari
pemerintah sendiri maupun swasta untuk mencapai pelayanan yang optimal bagi
masyarakat. didalam melaksanakan pembangunan kesehatan tersebut keikutsertaan
masyarakat swasta dalam berbagai upaya kesehatan semakin meningkat. Keikutsertaan masyarakat dalam upaya
peningkatan kesehatan tercemin dengan semakin meningkatnya usaha-usaha
kesehatan yang di selenggarakan oleh pihak swasta baik berupa Rumah Sakit,
Rumah Bersalin, Balai Pengobatan, Balai kesejahteraan Ibu dan Anak maupun
Klinik Rawat Inap.
Rumah Sakit Islam Surabaya berada dibawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam
Surabaya (YARSIS) . RS Islam dengan tipe C ini diresmikan pada 25 Maret 1975,
yang terletak disebelah Royal Plaza setelah perlintasan kereta api dan di depan
Monumen Mayangkara. Melayani spesialis kebidanan dan kandungan, saraf, THT,
paru, jantung, penyakit dalam, mata, spesialis anak, bedah Urologi, bedah umum,
bedah tulang, alergi, kulit dan kelamin, jiwa, gigi, radiologi (USG) dan
rehabilitasi medik.
Lokasi RSI Surabaya yang strategis,
tepatnya di Jl. Jend. A. Yani 2 – 4 Surabaya, dekat pintu gerbang kota
Surabaya sebelah Selatan sehingga mudah dijangkau dengan alat transportasi
apapun di kota Surabaya.
Dari awal berdirinya rumah sakit ini telah mengalami
pergantian direktur sebanyak 7 ( tujuh ) kali yaitu :
1. dr. H.
Muhammad Thohir, Sp.KJ
2. dr. H. Abdul Mukty, Sp.P
3. dr. H. Muhammad Thohir, Sp.KJ
4. dr. H.A. Toha Masjkur
5. dr. H. Muhammad Thohir, Sp.KJ (mulai
Th. 2004 - 2005 unifikasi RSI Surabaya dan RSI – Jemursari).
6. dr.H.R. Heru Ariyadi, MPH. (mulai 1 Januari
2006).
7. dr.H. Hadi Purwanto, MMR. (mulai 1 September
2007 sampai 2012).
Sedangkan pejabat Direksi saat ini dengan susunan sbb.
:
1.
Direktur
: dr. H. Samsul Arifin, MARS
2.
Wakil Direktur Umum & Keuangan : H. Djunarjo, S.IP, MM.
1.2. TUJUAN UMUM
Agar siswa siswi yang
praktek mengetahui tentang pelayanan kesehatan yang diberikan tenaga kerja
Rumah Sakit kepada masyarakat.
1.3. TUJUAN
KHUSUS
Setelah mengikuti praktek di
Rumah Sakit Islam siswa di harapkan
mampu
mempelajari dan mempraktekkan pelayanan keperawatan di
manapun
1.4. MANFAAT ORIENTASI
a. Mengenal
langsung lapangan pekerjaan yang akan dihadapinya sesuai dengan program
keahlian masing-masing.
b.
Menyesuaikan diri dengan lingkungan Lembaga Kesehatan dimana siswa tersebut
melaksanakan praktek Keperawatan.
c. Membina
tingkat kedisiplinan kearah yang lebih terprogram, mengingat pekerjaan yang
dihadapinya menuntut tanggungjawab dan prestasi.
d.
Mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga kerja yang terampil yang memiliki dedikasi,
kinerja serta loyalitas yang tinggi terhadap pekerjaan, sesuai dengan program
keahlian Keperawatan yang ditempuh di sekolah.
e. Melatih
berfikir kritis dan memecahkan masalah yang terkait dengan bidang keahliannya.
f. Melatih
siswa dalam menerapkan dan mengembangkan hasil-hasil teori yang didapat dalam
masyarakat.
g. Melatih
dan membuka wawasan siswa dalam memahami dan menyelesaikan
permasalahan-permasalahan dimasyarakat yang berkaitan dengan bidang
keahliannya.
BAB II
HASIL
ORIENTASI
2.1.
VISI
Menjadi Rumah Sakit Islam pilihan
Utama Masyarakat
MISI
1. Memberikan pelayanan
kesehatan paripurna secara islam berdasarkan nilai-nilai tawadlu
2. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan
secara terus menerus
3. Meningkatkan ilmu pengetahuan, ketrampilan
dan sikap terpuji karyawan
4. Mengikuti
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pelayanan kesehatan
MOTTO
“Kesembuhan datang dari ALLAH Kepuasan
pasien tanggung jawab kami”
TUJUAN
Mewujudkan Rumah Sakit Islam Surabaya yang representatif dan
dapat dibanggakan dalam memberikan upaya Promotif, Preventif,Kuratif,Edukatif
dan Rehabilitatif . Demi tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi
seluruh masyarakat.
2.2. STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT

2.3. JENIS PELAYANAN
1.
Pelayanan Spesialis Klinik
1. Anak
2. Bedah
3. Kebidanan dan Kandungan
4. Penyakit dalam
5. Fisioterapi
6. Gigi dan mulut
7. Syaraf
8. THT
9. Mata
10. Paru
11. Jantung
12. Bedah
13. Tulang
14. Alergi
2.
Perawatan Rawat Inap
1. Kelas III
2. Kelas II
3. Kelas I
4. VIP
5. ICU
3.
Pelayanan Penunjang
1.
Laboratorium Patologi
2.
Klinik
3.
X-Ray
4.
USG
5.
Kamar Bedah
6.
ECG
7.
TUR
8.
Konsultasi
9.
Gizi
10. Farmasi
2.4. ALUR PELAYANAN IGD

|
2.5. STRUKTUR ORGANISASI PADA RUANG IGD
![]() |
2.6. SPO PELAYANAN PRAKTIK
KEPERAWATAN PADA RUANG IGD
Diruang IGD memiliki banyak SPO
salah satunya adalah sebagai berikut :
1. SPO MEKANISME
HUBUNGAN KERJA UGD DENGAN UNIT LAIN
Ø PENGERTIAN :
ü Hubungan Kerja
adalah : suatu hubungan antara satu unit dengan unit lain didalam suatu
institusi yang menyangkut dilakukannya pekerjaan tertentu.
ü Mekanisme
hubungan kerja adalah suatu mekanisme yang mengatur pelaksanaan pekerjaan yang
melibatkan beberapa unit dalam satu institusi.
ü Mekanisme
hubungan kerja ini meliputi :
o Pendaftaran
penderita
o Permintaan
pemeriksaan laboratorium
o Permintaan
pemeriksaan foto rontgen
o Pemesanan kamar
untuk penderita
o Pengiriman
penderita ke ruangan
o Permintaan
perujukan/transportasi penderita
o Permintaan
pemeriksaan dan perbaikan peralatan UGD
o Permintaan
pembersihan ruangan UGD
o Pembayaran jasa
penanganan di UGD
o Permintaan
barang, obat dan alkes
o Peminjaman obat
dan alat kesehatan
Ø TUJUAN :
Prosedur ini dibuat untuk :
o Tercapainya
pelayanan penderita gawat darurat secara tepat,cepat dan cermat
o Memberikan
wahana komunikasi demi terlaksananya pelayanan yang baik
Ø KEBIJAKAN :
SK Direktur nomor : 1130.01.09 tentang pelayanan pasien
gawat
darurat
Ø PROSEDUR :
Pendaftaran Penderita :
o Petugas UGD
menghubungi petugas Rekam Medis jika ada penderita baru.
o Petugas Rekam
Medis melakukan pendaftaran penderita baru
o Petugas Rekam
Medis memberikan berkas rekam medis
o Dokter dan
petugas UGD melakukan pengisian berkas rekam medis penderita
Permintaan pemeriksaan laboratorium
dari UGD :
o Dokter menulis
permintaan pemeriksaan laboratorium
o Keluarga pasien
membawa pengantar pemeriksaan ke kasir UGD untuk membayar pemeriksaan
laboratorium
o Perawat//dokter
UGD menghubungi baguan Laboratorium untuk mengambil sampel pemeriksaan
o Petugas
Laboratorium datang mengambil sampel pemeriksaan . Pengantar pemeriksaan serta
copy kwitansi bukti pembayaran dari keluarga pasien.
o Petugas
laboratorium menyerahkan hasil pemeriksaan kepada petugas UGD
Permintaan pemeriksaa foto rontgen :
o Dokter menulis
permintaan pemeriksaan foto rontgen
o Perawat UGD
menghubungi bagian Radiologi untuk mendaftar pemeriksaan foto
o Perawat UGD
mengantar penderita untuk dilakukan pemeriksaan foto rontgen
o Petugas
Radiologi melakukan pemotretan dan pemrosesan hasil foto rontgen
o Petugas
radiologi mengantar hasil foto rontgen ke UGD
Pemesanan Kamar untuk penderita :
o Petugas Rekam
Medis melakukan pemesanan kamar untuk penderita sesuai kasus penyakit dan yang
dipilih oleh customer
o Petugas Ruangan
menyiapkan kamar sesuai yang telah dipesan
o Setelah kamar
siap dan penderita dalam keadaan stabil , penderita dipindah dari UGD ke
ruangan
Pengiriman penderita ke ruangan :
o Petugas UGD
menghubungi petugas ruangan untuk memastikan kamar bagi penderita
o Setelah kamar
siap, petugas UGD mengantar penderita menuju ruang perawatan atau ruangan
lainnya
o Petugas UGD
melakukan serah terima penderita dengan petugas ruangan
Permintaan rujukan atau transportasi
penderita :
o Petugas UGD
menghubungi petugas ambulance dengan atau tanpa melalui operator
o Petugas UGD
menyiapkan segala keperluan untuk perujukan penderita
o Petugas
ambulance menyiapkan segala keperluan transportasi untuk perujukan penderita
o Setelah
ambulance siap, penderita segera dirujuk sesuai dengan protap rujukan
Permintaan pemeriksaan dan perbaikan
peralatan :
o Petugas UGD
menghubungi bagian IPS jika ada kerusakan peralatan
o Petugas IPS
datang dan melakukan pemeriksaan peralatan tersebut
o Petugas IPS
melakukan perbaikan peralatan
o Petugas IPS melakukan
serah terima peralatan yang sudah diperbaiki dengan petugas UGD
Permintaan maintenance alat :
o Petugas UGD
mempersiapkan alat yang telah jatuh tempo untuk dilakukan pemeriksaan ulang
sesuai dengan jadwal yang telah dibuat
o Petugas UGD
mengingatkan bagian IPS apabila telah jatuh tempo sedang petugas IPS belum
melakukan maintenance
o Petugas IPS
melakukan maintenance/pemeriksaan pemeliharaan peralatan UGD
o Petugas IPS
melakukan serah terima peralatan yang sudah dimaintenance dengan petugas UGD
Permintaan pemberihan ruangan UGD :
o Petugas UGD
menghubungi bagian cleaning service untuk pembersihan ruangan
o Petugas
cleaning service datang dan melakukan pembersihan ruangan UGD diluar jadwal
yang sudah ditentukan
Pembayaran Jasa Penanganan UGD :
o Setelah
selessai menjalani penanganan di UGD, penderita atau keluarganya melakukan
pembayaran dikasir dengan membawa bukti pendaftaran
o Petugasdisetujui
oleh kanit Logistik , petugas UGD mengambil barang di logistik
o Barang yang
akan diambil dicocokkan dengan permintaan barang
o Setelah cocok ,
petugas UGD membawa barang yangdimita ke UGD, melaporkan kepada koordinator UGD
kemudian barang disimpan
Peminjaman obat dan alkes :
o Petugas UGD
mrnghubungi IF / Ruangan untuk keperluan peminjaman obat dan alkes yang belum
tersedia di UGD
o Petugas UGD
menandatangani bukti peminjaman
o Petugas UGD
membawa obat dan alkes ke UGD untuk digunakan
o Petugas UGD
segera mengembalikkan obat dan alkes yang dipinjam setelah diganti oleh
penderita
Ø UNIT TERKAIT
UGD, Laboratorium , Radiologi, Ruang
Perawatan ,Kamar Operasi, Ambulance,IPS, Cleaning Service, Keuangan, Logistik ,
IF
2.7. JUMLAH KASUS PENYAKIT TERBANYAK
KASUS YANG
DITANGANI DI IGD RS ISLAM SURABAYA
Semua kasus kegawat darurat di bidang
medis, misalnya :
· Koma
· Penurunan kesadaran
· Keracunan
· Diare dengan tanda kekurangan cairan
· Perdarahan
· Kejang dengan atau tanpa panas
· Stroke
· Tekanan darah tinggi
· Sesak nafas
· Penyakit jantung
· Kencing manis dan komplikasinya
· Penyakit ginjal
· Demam berdarah dan lain-lain
2.8. KAPASITAS RUANGAN
Instalasi
Gawat Darurat (IGD) merupakan bagian terdepan di Rumah Sakit dalam memberikan
pelayanan kesehatan selama 24 jam terus menerus kepada masyarakat baik dalam
penanganan kasus gawat darurat maupun akut.
Pelayanan Gawat Darurat :
·
Pelayanan gawat darurat 24 jam
·
Radiologi 24 jam
·
Apotik 24 jam
·
Laboratorium 24 jam
·
Ambulance 24 jam
·
One day care
·
Penanganan musibah massal (disaster)
Kamar operasi IGD melayani :
·
Bedah Minor/Operasi kecil
·
Circumsisi/Khitan
·
One Day Care
Terdapat 5 tempat tidur untuk melakukan tindakan, 4 tensi
yang sudah di sediakan di sebelah kanan masing-masing tempat tidur, terdapat 2
meja dokter dan 2 kursi untuk pasien dan keluarga . Didalam ruangan memiliki
pencahayaan yang cukup , tidak lembab , tidak terdapat serangga , dan bersih .
2.9. KEGIATAN SHIFT JAGA RUANGAN
Shift jaga perawat dan dokter di IGD
terdapat 3 shift yaitu :
1. Pagi : Pukul 07:00-14:00
2. Siang : Pukul 14:00-21:00
3. Malam : Pukul 21:00-07:00
Jika , sudah mendapatkan shift malam
2 kali dapat istirahat dirumah 1 hari dan dilanjutkan untuk jaga esok harinya.
BAB
III
PENUTUP
3.1. KESIMPULAN
Rumah
Sakit Islam Surabaya berada dibawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya
(YARSIS) . RS Islam dengan tipe C ini diresmikan pada 25 Maret 1975, yang
terletak disebelah Royal Plaza setelah perlintasan kereta api dan di depan
Monumen Mayangkara. Melayani spesialis kebidanan dan kandungan, saraf, THT,
paru, jantung, penyakit dalam, mata, spesialis anak, bedah Urologi, bedah umum,
bedah tulang, alergi, kulit dan kelamin, jiwa, gigi, radiologi (USG) dan
rehabilitasi medik.
A.
VISI
Menjadi Rumah Sakit Islam pilihan
Utama Masyarakat
B. MISI
1. Memberikan
pelayanan kesehatan paripurna secara islam berdasarkan nilai-nilai tawadlu
2. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan
secara terus menerus
3. Meningkatkan ilmu pengetahuan, ketrampilan
dan sikap terpuji karyawan
4. Mengikuti
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pelayanan kesehatan
C. MOTTO
“Kesembuhan datang dari ALLAH
Kepuasan pasien tanggung jawab kami”
D.
TUJUAN
Mewujudkan Rumah Sakit Islam Surabaya yang representatif dan
dapat dibanggakan dalam memberikan upaya Promotif, Preventif,Kuratif,Edukatif
dan Rehabilitatif . Demi tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi
seluruh masyarakat.
E.
JENIS PELAYANAN
1.
Pelayanan Spesialis Klinik
1. Anak
2. Bedah
3. Kebidanan
dan Kandungan
4. Penyakit dalam
5. Fisioterapi
6. Gigi dan mulut
7. Syaraf
8. THT
9. Mata
10. Paru
11. Jantung
12. Bedah
13. Tulang
14. Alergi
2. Perawatan Rawat Inap
1. Kelas III
2. Kelas II
3. Kelas I
4. VIP
5. ICU
3. Pelayanan Penunjang
1. Laboratorium Patologi
2. Klinik
3. X-Ray
4. USG
5. Kamar Bedah
6. ECG
7. TUR
8. Konsultasi
9.
Gizi
10.
Farmasi
F. KEGIATAN SHIFT JAGA RUANGAN
Shift jaga perawat dan dokter di IGD
terdapat 3 shift yaitu :
4. Pagi : Pukul 07:00-14:00
5. Siang : Pukul 14:00-21:00
6. Malam : Pukul 21:00-07:00
Jika , sudah mendapatkan shift malam
2 kali dapat istirahat dirumah 1 hari dan dilanjutkan untuk jaga esok harinya.
3.2. SARAN
1.
Meningkatkan mutu pelayanan
kesehatan dapat diwujudkan melalui peningkatan keterampilan dan motivasi kerja
staf Rumah Sakit
2.
Meningkatkan Fasilitas Sarana dan
Prasarana
3.
Lebih di tingkatkan kebersihannya
4.
Agar keluarga pasien merasa
nyaman , beri tempat duduk untuk masing-masing kamar
LAMPIRAN FOTO

Gambar
1 . Meja Dokter Gambar
3 . Tempat tidur untuk periksa

Gambar
2 . Wastafel dalam ruangan Gambar
4 . Troli yang berisi alat medis untuk tindakan

No comments:
Post a Comment