Thursday, April 14, 2016

Profil IGD RSI Surabaya

LAPORAN HASIL ORIENTASI RUMAH SAKIT
DAN PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
DI RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA
TGL 22 DESEMBER 2014 – 17 JANUARI 2015



Oleh :

KELOMPOK IV


Nama siswa    :
1. Dewi Anggraeni
2. Erleoni Hadianti
3. Ika Tantia W
4. Melani Ariningsih
5. Susiana Dewi M



SMK KESEHATAN NUR MEDIKA
SURABAYA
TAHUN AJARAN 2014/2015
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat tuhan yang maha kuasa atas segala limpahan rahmat, inayah, taufik dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Hasil Orientasi Rumah Sakit dan Praktik  Klinik Keperawatan Kebutuhan Dasar  Manusia ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana, Semoga laporan ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam administrasi pendidikan dalam profesi keguruan. Harapan kami semoga laporan ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi laporan ini sehingga kedepannya dapat lebih baik . Laporan ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang. Oleh karena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan laporan ini.












Surabaya,   Desember  2014

  Penulis



LEMBAR PENGESAHAN


Laporan hasil kegiatan orientasi rumah sakit dan praktik klinik keperawatan kebutuhan dasar manusia telah dibuat dengan sebenarnya oleh kelompok 4 siswa SMK Kesehatan Nur Medika Surabaya selama melaksanakan kegiatan praktik klinik pada tanggal 22 Desember 2014 – 17 Januari 2015 di Rumah Sakit Islam Surabaya.


Telah disetujui dan disahkan
 Pada Tanggal      





Mengetahui,



Penanggung Jawab Praktik(CI),                                             Pembimbing Pendidikan,


..................................................                                              ................................................



                                                                                                                                   
Kepala Program Studi


.......................................

DAFTAR ISI

Halaman Judul.........................................................................................................................i
Kata Pengantar........................................................................................................................ii
Lembar pengesahan................................................................................................................iii
Daftar Isi..................................................................................................................................iv
BAB I : PENDAHULUAN.....................................................................................................1
1.1   Latar Belakang.........................................................................................................1
1.2   Tujuan Umum..........................................................................................................2
1.3   Tujuan Khusus.........................................................................................................2
1.4   Manfaat Orientasi....................................................................................................2
BAB II : HASIL ORIENTASI.............................................................................................. 3
2.1     Visi, Misi,motto dan Tujuan Rumah Sakit.............................................................3
2.2     Struktur organisasi Rumah Sakit............................................................................4
2.3     Jenis Pelayanan.......................................................................................................4
2.4     Alur Pelayanan.......................................................................................................6
2.5     Struktur organisasi pada masing-masing ruang praktik.........................................7
2.6     Standar Operasional Prosedure (SPO) pelayanan praktik keperawatan pada masing-masing ruang praktik.................................................................................8
2.7     Jumlah kasus penyakit terbanyak.........................................................................12
2.8     Kapasitas Ruangan...............................................................................................12
2.9     Kegiatan shift jaga ruangan..................................................................................13
BAB III : PENUTUP............................................................................................................19
3.1     Kesimpulan...........................................................................................................19
3.2     Saran.....................................................................................................................26
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................................27
LAMPIRAN..........................................................................................................................28
BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang
Pembangunan kesehatan masyarakat merupakan bagian dari pembangunan kesehatan nasional yang bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal dan tercapainya kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk. Untuk mencapai hal tersebut pemerintah mengupayakan beberapa pihak baik dari pemerintah sendiri maupun swasta untuk mencapai pelayanan yang optimal bagi masyarakat. didalam melaksanakan pembangunan kesehatan tersebut keikutsertaan masyarakat swasta dalam berbagai upaya kesehatan semakin meningkat.  Keikutsertaan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan tercemin dengan semakin meningkatnya usaha-usaha kesehatan yang di selenggarakan oleh pihak swasta baik berupa Rumah Sakit, Rumah Bersalin, Balai Pengobatan, Balai kesejahteraan Ibu dan Anak maupun Klinik Rawat Inap.
Rumah Sakit Islam Surabaya berada dibawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS) . RS Islam dengan tipe C ini diresmikan pada 25 Maret 1975, yang terletak disebelah Royal Plaza setelah perlintasan kereta api dan di depan Monumen Mayangkara. Melayani spesialis kebidanan dan kandungan, saraf, THT, paru, jantung, penyakit dalam, mata, spesialis anak, bedah Urologi, bedah umum, bedah tulang, alergi, kulit dan kelamin, jiwa, gigi, radiologi (USG) dan rehabilitasi medik.
Lokasi  RSI Surabaya yang  strategis, tepatnya  di Jl. Jend. A. Yani 2 – 4 Surabaya, dekat pintu gerbang kota Surabaya sebelah Selatan sehingga mudah dijangkau dengan alat transportasi apapun di kota Surabaya.
Dari  awal  berdirinya  rumah sakit  ini telah mengalami  pergantian  direktur  sebanyak 7 ( tujuh ) kali yaitu :
1.   dr. H. Muhammad Thohir, Sp.KJ
2.   dr. H. Abdul Mukty, Sp.P
3.   dr. H. Muhammad Thohir, Sp.KJ
4.   dr. H.A. Toha Masjkur
5.   dr. H. Muhammad Thohir, Sp.KJ  (mulai Th. 2004 - 2005 unifikasi RSI Surabaya dan RSI – Jemursari).
6.   dr.H.R. Heru Ariyadi, MPH. (mulai 1 Januari 2006).
7.   dr.H. Hadi Purwanto, MMR. (mulai 1 September 2007 sampai 2012).
Sedangkan pejabat Direksi saat ini dengan susunan sbb. :
1.         Direktur                                                 : dr. H. Samsul Arifin, MARS
2.         Wakil Direktur Umum & Keuangan  : H. Djunarjo, S.IP, MM.


1.2. TUJUAN UMUM
Agar siswa siswi yang praktek mengetahui tentang pelayanan kesehatan yang diberikan tenaga kerja Rumah Sakit kepada masyarakat.

1.3. TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti praktek di Rumah Sakit Islam  siswa di harapkan mampu
mempelajari dan mempraktekkan pelayanan keperawatan di manapun

1.4. MANFAAT ORIENTASI

a. Mengenal langsung lapangan pekerjaan yang akan dihadapinya sesuai dengan program keahlian masing-masing.
b. Menyesuaikan diri dengan lingkungan Lembaga Kesehatan dimana siswa tersebut melaksanakan praktek Keperawatan.
c. Membina tingkat kedisiplinan kearah yang lebih terprogram, mengingat pekerjaan yang dihadapinya menuntut tanggungjawab dan prestasi.
d. Mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga kerja yang terampil yang memiliki dedikasi, kinerja serta loyalitas yang tinggi terhadap pekerjaan, sesuai dengan program keahlian Keperawatan yang ditempuh di sekolah.
e. Melatih berfikir kritis dan memecahkan masalah yang terkait dengan bidang keahliannya.
f. Melatih siswa dalam menerapkan dan mengembangkan hasil-hasil teori yang didapat dalam masyarakat.
g. Melatih dan membuka wawasan siswa dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan dimasyarakat yang berkaitan dengan bidang keahliannya.
BAB II
HASIL ORIENTASI

2.1. VISI
Menjadi Rumah Sakit Islam pilihan Utama Masyarakat

MISI
1.      Memberikan pelayanan kesehatan paripurna secara islam berdasarkan nilai-nilai tawadlu
2.     Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara terus menerus
3.     Meningkatkan ilmu pengetahuan, ketrampilan dan sikap terpuji karyawan
4.      Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pelayanan kesehatan

MOTTO
“Kesembuhan datang dari ALLAH Kepuasan pasien tanggung jawab kami”

TUJUAN
Mewujudkan Rumah Sakit Islam Surabaya yang representatif dan dapat dibanggakan dalam memberikan upaya Promotif, Preventif,Kuratif,Edukatif dan Rehabilitatif . Demi tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi seluruh masyarakat.







2.2. STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT

2.3. JENIS PELAYANAN
1. Pelayanan Spesialis Klinik
1.      Anak
2.      Bedah
3.      Kebidanan dan Kandungan
4.      Penyakit dalam
5.      Fisioterapi
6.      Gigi dan mulut
7.      Syaraf
8.      THT
9.      Mata
10.  Paru
11.  Jantung
12.  Bedah
13.  Tulang
14.  Alergi
2. Perawatan Rawat Inap
1.      Kelas III
2.      Kelas II
3.      Kelas I
4.      VIP
5.      ICU
3. Pelayanan Penunjang
1.         Laboratorium Patologi
2.         Klinik
3.         X-Ray
4.         USG
5.         Kamar Bedah
6.         ECG
7.         TUR
8.         Konsultasi
9.         Gizi
10.     Farmasi








2.4. ALUR PELAYANAN IGD













MANAGER PELAYANAN
Dr.Hj.Rr Dina Kumaratih
 
2.5. STRUKTUR ORGANISASI PADA RUANG IGD

 





















2.6. SPO PELAYANAN PRAKTIK KEPERAWATAN PADA RUANG IGD
Diruang IGD memiliki banyak SPO salah satunya adalah sebagai berikut :
1.      SPO MEKANISME HUBUNGAN KERJA UGD DENGAN UNIT LAIN
Ø  PENGERTIAN :
ü  Hubungan Kerja adalah : suatu hubungan antara satu unit dengan unit lain didalam suatu institusi yang menyangkut dilakukannya pekerjaan tertentu.
ü  Mekanisme hubungan kerja adalah suatu mekanisme yang mengatur pelaksanaan pekerjaan yang melibatkan beberapa unit dalam satu institusi.
ü  Mekanisme hubungan kerja ini meliputi :
o   Pendaftaran penderita
o   Permintaan pemeriksaan laboratorium
o   Permintaan pemeriksaan foto rontgen
o   Pemesanan kamar untuk penderita
o   Pengiriman penderita ke ruangan
o   Permintaan perujukan/transportasi penderita
o   Permintaan pemeriksaan dan perbaikan peralatan UGD
o   Permintaan pembersihan ruangan UGD
o   Pembayaran jasa penanganan di UGD
o   Permintaan barang, obat dan alkes
o   Peminjaman obat dan alat kesehatan
Ø  TUJUAN :
Prosedur ini dibuat untuk :
o   Tercapainya pelayanan penderita gawat darurat secara tepat,cepat dan cermat
o   Memberikan wahana komunikasi demi terlaksananya pelayanan yang baik
Ø  KEBIJAKAN :
SK Direktur nomor : 1130.01.09 tentang pelayanan pasien gawat
darurat


Ø  PROSEDUR :
Pendaftaran Penderita :
o   Petugas UGD menghubungi petugas Rekam Medis jika ada penderita baru.
o   Petugas Rekam Medis melakukan pendaftaran penderita baru
o   Petugas Rekam Medis memberikan berkas rekam medis
o   Dokter dan petugas UGD melakukan pengisian berkas rekam medis penderita
Permintaan pemeriksaan laboratorium dari UGD :
o   Dokter menulis permintaan pemeriksaan laboratorium
o   Keluarga pasien membawa pengantar pemeriksaan ke kasir UGD untuk membayar pemeriksaan laboratorium
o   Perawat//dokter UGD menghubungi baguan Laboratorium untuk mengambil sampel pemeriksaan
o   Petugas Laboratorium datang mengambil sampel pemeriksaan . Pengantar pemeriksaan serta copy kwitansi bukti pembayaran dari keluarga pasien.
o   Petugas laboratorium menyerahkan hasil pemeriksaan kepada petugas UGD
Permintaan pemeriksaa foto rontgen :
o   Dokter menulis permintaan pemeriksaan foto rontgen
o   Perawat UGD menghubungi bagian Radiologi untuk mendaftar pemeriksaan foto
o   Perawat UGD mengantar penderita untuk dilakukan pemeriksaan foto rontgen
o   Petugas Radiologi melakukan pemotretan dan pemrosesan hasil foto rontgen
o   Petugas radiologi mengantar hasil foto rontgen ke UGD
Pemesanan Kamar untuk penderita :
o   Petugas Rekam Medis melakukan pemesanan kamar untuk penderita sesuai kasus penyakit dan yang dipilih oleh customer
o   Petugas Ruangan menyiapkan kamar sesuai yang telah dipesan
o   Setelah kamar siap dan penderita dalam keadaan stabil , penderita dipindah dari UGD ke ruangan
Pengiriman penderita ke ruangan :
o   Petugas UGD menghubungi petugas ruangan untuk memastikan kamar bagi penderita
o   Setelah kamar siap, petugas UGD mengantar penderita menuju ruang perawatan atau ruangan lainnya
o   Petugas UGD melakukan serah terima penderita dengan petugas ruangan
Permintaan rujukan atau transportasi penderita :
o   Petugas UGD menghubungi petugas ambulance dengan atau tanpa melalui operator
o   Petugas UGD menyiapkan segala keperluan untuk perujukan penderita
o   Petugas ambulance menyiapkan segala keperluan transportasi untuk perujukan penderita
o   Setelah ambulance siap, penderita segera dirujuk sesuai dengan protap rujukan
Permintaan pemeriksaan dan perbaikan peralatan :
o   Petugas UGD menghubungi bagian IPS jika ada kerusakan peralatan
o   Petugas IPS datang dan melakukan pemeriksaan peralatan tersebut
o   Petugas IPS melakukan perbaikan peralatan
o   Petugas IPS melakukan serah terima peralatan yang sudah diperbaiki dengan petugas UGD
Permintaan maintenance alat :
o   Petugas UGD mempersiapkan alat yang telah jatuh tempo untuk dilakukan pemeriksaan ulang sesuai dengan jadwal yang telah dibuat
o   Petugas UGD mengingatkan bagian IPS apabila telah jatuh tempo sedang petugas IPS belum melakukan maintenance
o   Petugas IPS melakukan maintenance/pemeriksaan pemeliharaan peralatan UGD
o   Petugas IPS melakukan serah terima peralatan yang sudah dimaintenance dengan petugas UGD
Permintaan pemberihan ruangan UGD :
o   Petugas UGD menghubungi bagian cleaning service untuk pembersihan ruangan
o   Petugas cleaning service datang dan melakukan pembersihan ruangan UGD diluar jadwal yang sudah ditentukan
Pembayaran Jasa Penanganan UGD :
o   Setelah selessai menjalani penanganan di UGD, penderita atau keluarganya melakukan pembayaran dikasir dengan membawa bukti pendaftaran
o   Petugasdisetujui oleh kanit Logistik , petugas UGD mengambil barang di logistik
o   Barang yang akan diambil dicocokkan dengan permintaan barang
o   Setelah cocok , petugas UGD membawa barang yangdimita ke UGD, melaporkan kepada koordinator UGD kemudian barang disimpan
Peminjaman obat dan alkes :
o   Petugas UGD mrnghubungi IF / Ruangan untuk keperluan peminjaman obat dan alkes yang belum tersedia di UGD
o   Petugas UGD menandatangani bukti peminjaman
o   Petugas UGD membawa obat dan alkes ke UGD untuk digunakan
o   Petugas UGD segera mengembalikkan obat dan alkes yang dipinjam setelah diganti oleh penderita

Ø  UNIT TERKAIT
UGD, Laboratorium , Radiologi, Ruang Perawatan ,Kamar Operasi, Ambulance,IPS, Cleaning Service, Keuangan, Logistik , IF

2.7. JUMLAH KASUS PENYAKIT TERBANYAK
KASUS YANG DITANGANI DI IGD RS ISLAM SURABAYA
 Semua kasus kegawat darurat di bidang medis, misalnya :
· Koma
· Penurunan kesadaran
· Keracunan
· Diare dengan tanda kekurangan cairan
· Perdarahan
· Kejang dengan atau tanpa panas
· Stroke
· Tekanan darah tinggi
· Sesak nafas
· Penyakit jantung
· Kencing manis dan komplikasinya
· Penyakit ginjal
· Demam berdarah dan lain-lain

2.8. KAPASITAS RUANGAN
Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan bagian terdepan di Rumah Sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam terus menerus kepada masyarakat baik dalam penanganan kasus gawat darurat maupun akut.
Pelayanan Gawat Darurat :
·         Pelayanan gawat darurat 24 jam
·         Radiologi 24 jam
·         Apotik 24 jam
·         Laboratorium 24 jam
·         Ambulance 24 jam
·         One day care
·         Penanganan musibah massal (disaster)
Kamar operasi IGD melayani :
·         Bedah Minor/Operasi kecil
·         Circumsisi/Khitan
·         One Day Care
Terdapat 5 tempat tidur untuk melakukan tindakan, 4 tensi yang sudah di sediakan di sebelah kanan masing-masing tempat tidur, terdapat 2 meja dokter dan 2 kursi untuk pasien dan keluarga . Didalam ruangan memiliki pencahayaan yang cukup , tidak lembab , tidak terdapat serangga , dan bersih .
2.9. KEGIATAN SHIFT JAGA RUANGAN
Shift jaga perawat dan dokter di IGD terdapat 3 shift yaitu :
1.      Pagi     : Pukul 07:00-14:00
2.      Siang   : Pukul 14:00-21:00
3.      Malam : Pukul 21:00-07:00
Jika , sudah mendapatkan shift malam 2 kali dapat istirahat dirumah 1 hari dan dilanjutkan untuk jaga esok harinya.




BAB III
PENUTUP

3.1. KESIMPULAN
Rumah Sakit Islam Surabaya berada dibawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS) . RS Islam dengan tipe C ini diresmikan pada 25 Maret 1975, yang terletak disebelah Royal Plaza setelah perlintasan kereta api dan di depan Monumen Mayangkara. Melayani spesialis kebidanan dan kandungan, saraf, THT, paru, jantung, penyakit dalam, mata, spesialis anak, bedah Urologi, bedah umum, bedah tulang, alergi, kulit dan kelamin, jiwa, gigi, radiologi (USG) dan rehabilitasi medik.
A. VISI
Menjadi Rumah Sakit Islam pilihan Utama Masyarakat
B. MISI
1.      Memberikan pelayanan kesehatan paripurna secara islam berdasarkan nilai-nilai tawadlu
2.     Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara terus menerus
3.     Meningkatkan ilmu pengetahuan, ketrampilan dan sikap terpuji karyawan
4.      Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pelayanan kesehatan
C. MOTTO
“Kesembuhan datang dari ALLAH Kepuasan pasien tanggung jawab kami”
D. TUJUAN
Mewujudkan Rumah Sakit Islam Surabaya yang representatif dan dapat dibanggakan dalam memberikan upaya Promotif, Preventif,Kuratif,Edukatif dan Rehabilitatif . Demi tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi seluruh masyarakat.
E. JENIS PELAYANAN
1. Pelayanan Spesialis Klinik
1.    Anak
2. Bedah
3. Kebidanan dan Kandungan
4. Penyakit dalam
5. Fisioterapi
6. Gigi dan mulut
7. Syaraf
8. THT
9. Mata
10. Paru
11. Jantung
12. Bedah
13. Tulang
14. Alergi
2. Perawatan Rawat Inap
1. Kelas III
2. Kelas II
3. Kelas I
4. VIP
5. ICU
3. Pelayanan Penunjang
1. Laboratorium Patologi
2. Klinik
3. X-Ray
4. USG
5. Kamar Bedah
6. ECG
7. TUR
8. Konsultasi
9. Gizi
10. Farmasi
F. KEGIATAN SHIFT JAGA RUANGAN
Shift jaga perawat dan dokter di IGD terdapat 3 shift yaitu :
4.      Pagi     : Pukul 07:00-14:00
5.      Siang   : Pukul 14:00-21:00
6.      Malam : Pukul 21:00-07:00
Jika , sudah mendapatkan shift malam 2 kali dapat istirahat dirumah 1 hari dan dilanjutkan untuk jaga esok harinya.
3.2. SARAN
1.      Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dapat diwujudkan melalui peningkatan keterampilan dan motivasi kerja staf  Rumah Sakit
2.      Meningkatkan Fasilitas Sarana dan Prasarana
3.      Lebih di tingkatkan kebersihannya
4.      Agar keluarga pasien merasa nyaman , beri tempat duduk untuk masing-masing kamar














LAMPIRAN  FOTO

                  
Gambar 1 . Meja Dokter                                                          Gambar 3 . Tempat tidur untuk periksa

                         
Gambar 2 . Wastafel dalam ruangan                                         Gambar 4 . Troli yang berisi alat medis untuk tindakan





No comments:

Post a Comment